Konflik Investasi di Papua: Perspektif Hukum, Ekonomi, Sosial, dan Politik

Penulis Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum
Ukuran 15,5cm X 23cm
Tebal 456 hal
ISBN Dalam Proses
Rp -

"

Order via WA

Buku “Konflik Investasi di Papua: Perspektif Hukum, Ekonomi, Sosial, dan Politik” membahas secara komprehensif dinamika investasi di Papua dalam perspektif historis, politik, hukum, dan sosial-ekonomi. Papua bukan sekadar wilayah dengan kekayaan sumber daya alam strategis berupa tambang, hutan, energi, dan Perkebunan saja melainkan juga ruang sosial yang kompleks dengan sejarah panjang ketegangan politik, marginalisasi ekonomi, serta perjumpaan antara kepentingan negara, korporasi, dan masyarakat adat. Buku ini tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga analitis dan normatif. Penulis Dr.Filep Wamafma, S.H., M.Hum., merupakan putra daerah mengembangkan dalam tulisan ini model resolusi konflik berbasis pendekatan multi-level governance, restorative justice, pengakuan hak masyarakat adat, serta reformasi tata kelola investasi yang akuntabel dan partisipatif. Buku ini memuat isi yang sangat kaya dan padat, tediri dari sejumlah materi penting di antaranya: 1. Konteks Historis dan Politik Investasi di Papua; 2. Profil Ekonomi Politik Papua Kontemporer; 3. Kerangka Hukum dan Regulasi Investasi di Papua; 4. Pemetaan Konflik Investasi di Papua; 5. Faktor-Faktor Penyebab Konflik; 6. Dampak Konflik Investasi; 7. Upaya Resolusi Konflik yang Telah Dilakukan; 8. Model Resolusi Konflik Investasi Papua; 9. Kebijakan dan Strategi.

Kelebihan dari buku ini antara lain didasarkan pada pendekatan interdisipliner hukum, politik, ekonomi, dan sosiologi, menyajikan analisis kebijakan yang aplikatif, dan model resolusi konflik yang operasional. Buku ini sangat relevan bagi pembuat kebijakan, akademisi, praktisi hukum, investor, dan aktivis. Buku ini merupakan kontribusi akademik sekaligus tawaran kebijakan untuk menjembatani ketegangan antara pembangunan dan keadilan. Buku ini menegaskan bahwa investasi di Papua hanya akan berkelanjutan apabila berakar pada pengakuan hak, partisipasi bermakna, dan tata kelola yang adil. Konflik bukan sekadar hambatan pembangunan, melainkan indikator perlunya transformasi tata kelola investasi yang lebih inklusif dan bermartabat. Semoga tulisan ini menjadi berkat bagi sebesar-besarnya warga Papua dan kesejahteraan umat manusia.

Buku Terkait

× Chat with us on WhatsApp