Pembangunan dan investasi di Tanah Papua kerap kali hadir seperti pisau bermata dua. Di satu sisi, investasi digadang-gadang sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan. Namun di sisi lain, kebijakan investasi yang kurang tepat kerap memicu konflik agrarian, perampasan hak-hak adat, hingga marjinalisasi masyarakat lokal. Buku ini hadir untuk membedah secara kritis dan komprehensif akar masalah dari dinamika kebijakan investasi di Papua.
Melalui pendekatan multidimensional—Filosofis, Yuridis, dan Sosiologis—Dr. Filep Wamafma mengurai bagaimana cita hukum (rechtidee) dan nilai-nilai keadilan normatif bertabrakan dengan realitas sosiologis masyarakat adat Papua. Buku ini tidak hanya menyoroti tumpang-tindih regulasi, efektivitas Otonomi Khusus, dan penghormatan terhadap Hak Udayat, tetapi juga menawarkan kerangka solusi konkret demi mewujudkan investasi yang berkeadilan, inklusif, serta berperspektif perlindungan HAM dan lingkungan.
Buku ini merupakan referensi krusial bagi akademisi, praktisi hukum, pembuat kebijakan, aktivis lingkungan, serta siapa saja yang peduli pada masa depan hukum, investasi, dan martabat masyarakat adat di Tanah Papua.